Fenomena Tren TikTok dan Dampaknya di Masa Kini

 Fenomena Tren TikTok dan Dampaknya di Masa Kini

Dahulu, sebuah aplikasi dan platform bernama TikTok, tidak seterkenal seperti saat ini. Siapa sangka, aplikasi yang mulanya hanya berisikan tautan video dan beberapa musik. Kini menjadi salah satu platform paling digemari dan banyak digunakan dari tahun 2018 ke atas hingga saat ini. Ingin mengenali lebih dalam dan lanjut tentang TikTok, simak disini.

Kenali Lebih Dekat, Apa Itu TikTok

Saat ini, aplikasi Tiktok menjadi salah satu platform yang banyak digemari berbagai kalangan, khususnya anak muda millenials. Platform TikTok merupakan sebuah media yang atraktif, berisikan konten-konten edukatif dan menghibur, ditampilkan secara eye catching untuk membuat penggunanya nyaman berlama-lama di depan layar, mendapatkan berbagai informasi menarik hanya dengan menonton konten video pendek yang tersedia di TikTok. Hal ini tentunya membuat tidaklah heran jika kurang lebih  70% pengguna menghabiskan satu jam atau lebih di aplikasi pada tiap pekannya dan menjadi kecanduan. Dengan adanya platform TikTok, ini dapat memungkinkan semua orang dapat memiliki akses untuk masuk ke aplikasi TikTok untuk berkreasi, membuat dan membagikan video pendek menggunakan filter, efek, dan klip musik secara bebas penuh kreasi.

Ini Dia, Konten yang Paling Digemari di TikTok

Di TikTok, berbagai konten menarik dengan berbagai macam jenis diunggah setiap harinya oleh para pengguna. Semua konten yang ada dapat terdistribusi dengan baik berkat algoritma TikTok, yang memungkinkan para penggunanya akan mendapatkan rekomendasi video yang dipersonalisasi oleh TikTok sesuai dengan interest nya masing-masing. 

Kilas balik di tahun sebelumnya, konten yang paling banyak menarik minat pengguna TikTok yakni konten video viral lipsync yang dinyanyikan oleh Bella Poarch pada Agustus 2020, dengan 55,8 juta penggemar. Hal ini terjadi karena orisinalitas konten yang menarik, tampilan visual karakter yang unik. Ini membuat 88 juta penggemar menjadikan konten ini sebagai konten yang paling disukai. Tentunya, banyak hal yang membuat sebuah konten menjadi digemari, sebagian orang akan memilih untuk menyukai konten yang atraktif dibandingkan konten membosankan yang tidak menawarkan aktivitas dan umpan balik apapun bagi penggunanya. 

Kemudian disusul dengan konten terpopuler kedua, yakni konten montase

dari artis fedziownik_art, dengan 49,3 juta penggemar. Lalu konten video  di TikTok lainnya yang disukai pun beragam, mulai dari konten seni menari, komedi hingga hewan menggemaskan. Namun, satu hal yang bisa ditarik kesimpulan yakni semua konten yang memiliki banyak penggemar ini merupakan konten yang mudah diingat, menarik, dan menyenangkan bagi pengguna yang menontonnya.

Jenis Konten Pengguna di Platform TikTok

Terdapat berbagai macam jenis konten yang dibuat oleh para pengguna TikTok. Namun, berikut jenis konten yang pada umumnya sering dibuat para pengguna Tiktok:

TikTok Stitching: Pada konten TikTok Stitch, memudahkan kamu untuk melakukan umpan balik, berupa copy paste dan memberikan respons pada konten video TikTok orang lain, kemudian dikreasikan dengan konten yang kamu miliki.

Menari dan Lip-Sync: Awalnya konten ini dikenali di salah satu platform Musical.ly, ini merupakan historis awal penggunaan aplikasi TikTok hingga terkenal seperti saat ini. Tidak heran jika, aktivitas menari dan lipsync lagu menjadi konten TikTok menjadi yang paling populer hingga saat ini.

Efek Green Screen: Dengan Green Screen memudahkan pengguna untuk memiliki variasi konten tidak hanya melalui filter dan efek saja. Namun juga memudahkan pengguna untuk berbagi konten melalui screen yang diinginkan.

TikTok Trend: Di TikTok Challenges, konten yang ditampilkan pada umumnya berupa lagu yang sedang populer atau

Hashtag tertentu. Seperti pada contoh, lagu dan hashtag yang sedang tren seperti #ButHaveYouSeen dan #HowToAdult akan menjadi sebuah tantangan tertentu untuk pengguna untuk menggunakan tarian dengan versi mereka sendiri pada konsep tertentu di sebuah konten TikTok. 

TikTok Duet: Konten TikTok Duet paling banyak umum digunakan, dengan cara melakukan share ulang konten artis, pemusik dsb nya untuk kemudian melakukan duet lagu bersama.

Demografi Pengguna di TikTok

Pengguna TikTok pada umumnya berisikan 884 juta orang, 57% adalah perempuan, sedangkan 43% adalah laki-laki. Mayoritas penonton TikTok adalah Gen Z, dengan 42% penonton berusia 18 hingga 24 tahun.

Di A.S terdapat sekitar 130 juta pengguna di atas usia 18 tahun. Sedangkan yang lainnya yakni berisikan populasi orang dewasa yang merupakan tertinggi kedua dari pengguna Instagram adalah Indonesia (92 juta pengguna), dengan Brasil berada di urutan ketiga (74 juta).

Cara Kerja Algoritma TikTok

Algoritma merupakan cara utama jejaring sosial dapat menarik kita dan membuat kita tetap memperhatikan konten-konten yang tersedia. Berikut beberapa ritme cara kerja algoritma TikTok:

1. Interaksi Antar Pengguna

Seperti algoritma pada umumnya, TikTok akan merekomendasikan konten yang terpersonalisasi sesuai dengan minat nya masing-masing. Hal ini ditentukan oleh beberapa faktor, yakni sebagai berikut: 

  • Video yang disukai atau bagikan di aplikasi
  • Video yang telah ditambahkan ke kolom favorit 
  • Video yang ditandai sebagai bagian “Tidak Tertarik”
  • Video yang dilaporkan sebagai tidak pantas
  • Akun yang diikuti
  • Konten yang disembunyikan
  • Komentar yang diunggah
  • Video yang memiliki durasi panjang 
  • Konten yang di buat di akun sendiri
  • Minat yang sesuai saat berinteraksi dengan konten dan iklan organik

2. Detail Keterangan Video

Ketika sinyal interaksi antar pengguna ditentukan oleh cara pengguna berinteraksi dengan pengguna lainnya. Pada video, sinyal informasi ditentukan melalui konten yang ada di tab Search, hal ini mencakup: 

  • Keterangan
  • Suara
  • Hashtag
  • Efek
  • Topik yang sedang tren

3. Pengaturan Perangkat dan Akun

Untuk mengoptimalkan kinerja, terdapat pengaturan yang digunakan oleh TikTok. Terdapat pengaturan pada perangkat yang termasuk di algoritma pada TikTok, yakni sebagai berikut:

  • Jenis perangkat seluler
  • Kategori minat yang dipilih sebagai pengguna baru
  • Hal yang tidak termasuk dalam algoritma TikTok
  • Preferensi bahasa
  • Pengaturan negara 

Lain halnya, berikut ini merupakan jenis konten yang tidak direkomendasikan oleh algoritma:

  • Konten spam
  • Konten terlarang
  • Konten duplikat
  • Konten yang sudah dilihat sebelumnya

Hal penting lainnya yakni kini tidak perlu membutuhkan jumlah pengikut yang banyak untuk dapat masuk ke For Your Page atau FYP, kini semua orang bebas berkarya untuk kemudian konten nya dapat dipublikasikan ke laman akun pengguna lain. 

Dengan hal ini, diharapkan TikTok dapat menjadi platform bagi semua orang untuk mengekspresikan karyanya melalui konten-konten yang ada.