Peran & Manfaat: Branding Lewat Pesan Untuk Diferensiasi Brand

 Peran & Manfaat: Branding Lewat Pesan Untuk Diferensiasi Brand

Kenali Lebih Dekat: Apa Itu Diferensiasi Pada Brand:

Ketika berbicara tentang keunikan dan hal yang menonjol, tentunya memiliki keunikan yang umumnya dapat menjadi pembeda tersendiri dalam satu brand ataupun produk. Dengan keunikan yang memiliki ciri khas, hal ini dapat menarik klien terhadap produk dan brand yang dimiliki. Suatu keunggulan pada keunikan ini dapat dinamakan dengan ‘Diferensiasi’. Melalui Diferensiasi, ini dapat menjadi sebuah strategi untuk menjadi berbeda dengan brand pesaing lainnya, dan dapat mempengaruhi konsumen untuk dapat memilih produk dan brand yang Anda miliki. Untuk membuat sebuah Diferensiasi yang baik, terdapat berbagai macam faktor yang perlu diperhatikan sebagai pelaku bisnis dan brand, yang pertama yakni elemen pada logo, tampilan visual, fitur yang menarik dan hal yang paling utama yakni ide yang baik.

Identitas Verbal dan Pesan di Diferensiasi Marketing

Terdapat banyak unsur penting yang berperan dalam marketing. Saat membicarakan suatu makna, hal ini berkaitan hubungannya antara tampilan visual dan kata. Keduanya dapat menjadi hal yang dapat merepresentasikan sesuatu dengan baik untuk mengkomunikasikan suatu pesan. Misalnya, dalam sebuah logo. Pada logo yang baik, tampilan visual tidak dapat bekerja dengan baik bila tidak terdapat kata-kata deskripsi yang mendukung. Padu-padan kata-kata yang baik, tentunya mencakup intonasi, nuansa dan nada bicara pada pesan yang baik. Melalui rangkaian kata yang ada, dapat membantu menampilkan pesan yang menentukan identitas brand dan produk dari para pesaing lainnya. Komunikasi berperan penting dalam membangun hubungan intens dengan audiens pada brand Anda, melalui media iklan, produk dan visual grafis. Hal ini secara umum dikatakan sebagai ‘Branding Verbal’.

Branding Verbal, merupakan sebuah strategi untuk menyampaikan pesan pada pelanggan dan audiens, melalui komunikasi pada visual dan kata-kata. Dengan adanya Branding Verbal, dapat membedakan dan menentukan identitas pada brand Anda. Hal ini juga merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan brand Anda kepada khalayak luas untuk mendapatkan traffic audiens lebih banyak lagi. Melalui branding dan identitas verbal yang tepat, sebuah brand tidak hanya terkoneksi dengan

produk dan logo, tetapi juga dengan suara, dan cerita yang ada di balik tampilan visual pada brand Anda.

Semua branding ini dapat dilakukan melalui berbagai media baik secara online dan offline, antara lain:

  • Iklan televisi.
  • Pemasaran media sosial.
  • Iklan majalah dan surat kabar.
  • SEO dan pemasaran konten.
  • Materi branding.

Sebagai contoh, pada brand Starbucks yang merupakan salah satu brand coffee terkemuka. Untuk mengetahui branding dan historis Starbucks secara umum, Anda dapat melihat halaman dan menu ‘Tentang’. Ketika membuka halaman ‘Tentang’, Anda dapat dengan mudah mengetahui bahwa brand Starbucks adalah brand yang passionate dan bersemangat. Hal ini menjadi pembeda Starbucks dan suatu ciri khas dari brand kopi lainnya.

Suara Merek: Kiat Perkuat Branding Melalui Pesan

Sebuah pesan yang menarik dapat membantu melahirkan suara merek yang unik. Untuk dapat membuat suara merek yang baik, dapat dilahirkan melalui konten yang menarik. Untuk dapat membuat konten yang menarik, diperlukan banyak riset, intonasi nada bahasa yang efektif untuk dapat menyampaikan pesan yang kuat untuk mendukung suatu brand.

Trik Jitu Buat Pesan Lebih Humanis

Saat sebuah pesan dan komunikasi melalui media online, tidak melulu sebuah konten pesan harus dituliskan dengan gaya bahasa secara teknis. Jika sebuah pesan dituliskan secara teknis, tentunya hal ini tidak memiliki daya tarik bagi audiens untuk melihat konten yang ada.

Konten yang menarik dilahirkan oleh susunan kata-kata yang unik dan efektif, yakni dengan menggunakan gaya bahasa yang informatif, sederhana dan mudah untuk dicerna. Ini akan membuat audiens lebih mudah untuk mendapatkan informasi secara detail, tanpa perlu merasa didikte oleh konten yang dibaca.

Ketika sebuah konten menarik untuk dibaca, ini dapat menjadi indikator pendukung untuk konten tersebut dapat diteruskan oleh pembaca, ke pembaca lain ataupun disebarkan melalui media sosial. Hal ini tentunya akan meningkatkan lebih banyak lagi traffic audiens secara organik.

Saatnya Buat Pesanmu Efisien dan Digemari Audiens

Dalam membuat sebuah konten, penting untuk diketahui bahwa konten yang dibuat harus di produksi seefisien mungkin. Penelitian menunjukkan, bahwa hanya 16% orang yang membaca setiap kata dari teks yang mereka temukan secara online, sedangkan

sebagian besar pengguna web membaca sekilas konten, terutama dalam hal periklanan.

Hal ini disebabkan, audiens hanya akan membaca informasi penting yang relevan pada suatu konten. Suatu hal yang relevan misalnya minat yang sejenis dan sesuai kebutuhan audiens. Faktor yang perlu diperhatikan yakni, sudut pandang sebagai sebuah penulis yang fokus sebagai informan dan konteks keterkaitan yang tepat. Di samping itu, hal pendukung lainnya yakni tingkat literasi audiens, bagaimana sebuah audiens dapat memiliki tingkat pemahaman suatu konteks yang baik. Dengan adanya faktor ini dapat membantu audiens dapat menyerap informasi lebih cepat, efisien dan baik.

Sebagai suatu fakta, dalam sebuah penelitian di Amerika Serikat, sebanyak  43% orang dewasa di Amerika Serikat memiliki keterampilan literasi dasar yang masih di bawah rata-rata. Jika Anda menggunakan terlalu banyak bahasa berbunga-bunga, jargon teknis, atau sintaksis yang rumit, pesan brand Anda tidak akan didengar oleh banyak orang. Sehingga membutuhkan pilihan atau diksi kata yang efektif dan mudah dipahami.

Waktunya Pakai Cara Baru: Konsisten Kirim Pesan Brand

Pada berbagai konten, yakni misalkan dalam sebuah unggahan tulisan pada tweet atau whitepaper, audiens akan menerima pesan pada brand yang konsisten di tiap platform yang ada, seperti newsletter, misalnya.

Dalam membuat konten dan pesan yang konsisten, penting untuk membuat body copy yang menarik tentang gambaran konten secara umum, juga isi konten yang dapat memberikan informasi secara detail untuk mengkomunikasikan brand melalui persona brand dan visual yang menarik. Kedua hal antara visual dan kata-kata, dapat memberikan konotasi yang beragam. Hal ini memberikan pemahaman bahwa paduan warna, font kata-kata memberikan konotasi yang baik untuk menekankan strategi pada pesan pada brand.

Menjadi Unik Dengan Voice of Marketing

Penting bagi brand untuk memberikan dampak yang tepat melalui suara brand. Sebagai salah satu contoh, yakni pelaku bisnis UKM. Pada UKM, pelaku bisnis bekerjasama dengan audiens mereka secara konsisten, namun melakukan pendekatan yang berbeda dalam setiap segmen pada audiens mereka.

Cara Optimalkan Brand: Publikasikan, Sindikasikan, dan Perkuat Suara Brand

Strategi pada pesan brand membutuhkan konsistensi, tentunya hal ini tidak dapat dilakukan dengan hanya mengunggah konten blog sesekali. Dengan adanya konsistensi secara rutin misalkan harian atau mingguan, akan membuat audiens Anda mengingat lebih mudah brand yang Anda miliki. Di sisi lainnya, pesan brand dapat terdengar oleh khalayak luas, sehingga penting untuk menjadwalkan konten secara teratur dan relevan untuk mendatangkan lebih banyak audiens.